Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

11 October 2011

Antonius-Melki Sementara Unggul

Pilkada Mentawai, Tersisa Suara 4 Kecamatan

Pasangan calon bupati-calon wakil bupati (Cabup-Cawabup) Kabupaten Kepulauan Mentawai nomor urut dua, Antonius-Melki Sapolenggu yang diusung Partai Hanura dan Gerindra, unggul sementara dalam penghitungan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Mentawai, kemarin (10/10) sampai pukul 00.00 WIB.
Sedangkan cabup incumbent Yudas Sabagalet yang berpasangan dengan Rijel Samoelesa, berada di urutan ketiga. (Selengkapnya lihat grafis)

”Ini baru hasil sementara berdasarkan laporan anggota KPU di lapangan. Empat kecamatan yang belum masuk suaranya, yakni Siberut Barat Daya, Siberut Selatan, Pagai Selatan, dan Sipora Selatan.

Keempat daerah itu jaraknya jauh dan cuaca tidak mendukung (badai, red),” ujar Ketua KPU Mentawai, Bastian kepada Padang Ekspres, kemarin (10/10). Bila ditotalkan, kata Bastian suara masuk baru 19.403 dari 50.484 total suara pemilih.

KPU sendiri, tambah Bastian, belum bisa memastikan berapa suara rusak dan berapa jumlah pemilih yang tidak memberikan hak suaranya. Menurut rencana, hari ini (11/10) KPU Mentawai rapat pleno di tingkat kelompok penyelenggara pemilihan suara (KPPS). Tanggal 14 Oktober sampai 18 Oktober, dilakukan rekapitulasi di tingkat KPU.

Selanjutnya, imbuh Bastian, tanggal 15 Oktober sampai 21 Oktober 2011 KPU memasuki tahap penyampaian perselisihan hasil suara. Baru 14 November, akan dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bupati dan wakil bupati terpilih. Bastian juga belum bisa memastikan pilkada putaran II, jika seandainya tidak ada salah satu calon memperoleh suara sampai 30 persen ke atas. ”Kita tunggu saja nanti,” ungkap Bastian.

Temuan Kecurangan
Di sisi lain, Ketua Panwaslu Mentawai Syamsir Ali menemukan kecurangan di Muara Sikabaluan. Di daerah ini, setidaknya 77 pemilih murid SMP. ”Untuk mengelabui petugas, tidak ada tertulis tanggal lahir di surat suaranya,” kata Syamsir. Untuk kasus ini, pihaknya segera membuat laporan ke KPU.

Di tempat terpisah, Kapolres Mentawai AKBP Nasrun Fahmi mengatakan, sampai saat ini jajarannya belum mendapatkan laporan terjadi kericuhan atau perselisihan antarpendukung calon di lapangan. Saat ini, laporan anggota di lapangan pemilihan suara aman dan terkendali.
”Kalau memang terjadi kekacauan, kami akan melakukan penindakan secara langsung. Sebab, di TPS ada anggota yang menjadi pengamanan. Kalau nantinya ada laporan masuk tentu akan kita pilah, apakah hal itu merupakan pelanggaran pilkada atau masuk ke pidana,” ungkapnya. (kd)

Sumber: http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=14301


SILAKAN PILIH DAN DAFTAR.....




BosClix




Baca selengkapnya ..

10 October 2011

Hari Ini Pilkada Kepulauan Mentawai


KPU Siap, Polisi Jaga Ketat

Hari ini (10/10), pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kepulauan Mentawai periode 2011-2016 ditabuh. Sebanyak enam pasangan calon bupati/ wakil bupati bersaing memperebutkan 50.484 suara masyarakat di 218 tempat pemungutan suara (TPS). Siapa pemenang pilkada kali ini masih sulit ditebak. Pasalnya, masing-masing calon memiliki dukungan dan basis massa fanatik.

”Untuk bilik suara tidak ada kendala lagi, dan siap dipergunakan besok (hari ini, red),” sebut Ketua KPU Mentawai Bastian kepada Padang Ekspres, kemarin (9/10). Lokasi TPS tersebar di lokasi-lokasi strategis dan mudah dijangkau pemilih, seperti dekat kantor camat dan sekolah. Pemilihan lokasi ini juga atas pertimbangan untuk mengantisipasi terjadinya badai dan hujan.

Hingga tadi malam, wartawan Padang Ekspres Ricco Mahmudi di Tuapejat melaporkan, surat dan kotak suara masih berada di kantor-kantor kecamatan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, dan TNI. ”Surat dan kotak suara akan sampai di bilik suara sebelum warga memberikan hak pilihnya,” ujar Bastian. Khusus suara suara, pihaknya sengaja menyebarkan 51.494 suara untuk mengantisipasi surat suara rusak saat pendistribusian.


”Sejauh ini, seluruh surat suara dengan kotak suara dinyatakan aman dan telah sampai ke seluruh lokasi. Kami bisa menyebutkan bahwa surat suara tidak ada yang rusak setelah KPU melakukan pengecekan terakhir ke seluruh TPS,” jelasnya.

Masyarakat yang berhak memberikan pilihan adalah yang telah terdaftar dan masuk daftar pemilih tetap (DPT). Mereka yang tidak mendapatkan kartu pemilih, kata Bastian, juga bisa mendatangi TPS dengan membawa C6. Tapi, bagi yang tidak terdaftar atau nama mereka tidak ada di C6, mereka bisa membawa KTP. Ini akan disamakan dengan DPT yang diusulkan kepala dusun.

Bastian mengungkapkan ada masyarakat yang melapor tidak menerima kartu pemilih dan tidak terdaftar dalam formulir C6. ”Ada beberapa kemungkinan mereka tidak masuk; pertama, kepala dusun tidak memasukkan nama mereka. Atau kedua, mereka belum cukup waktu menjadi pemilih di Mentawai karena belum tinggal di atas enam bulan,” ungkapnya.

Dijaga Ketat
Di tempat terpisah, Kapolres Mentawai AKBP Nasrun Fahmi mengatakan, satu TPS ditempatkan satu personel polisi. ”Sampai saat ini, jajaran saya belum ada yang melaporkan kejadian serius atau kejadian terindikasi tindak pidana di masing-masing TPS,” ungkapnya.

Untuk melakukan pengecekan terhadap anggota di TPS, kata Nasrun, ia langsung turun tangan dengan mengontak sendiri tiap tiga jam sekali kepada seluruh anggota di lapangan. Melalui pengontrolan itu, diharapkan tidak ada lagi persmasalahan dan kecurangan saat pemilihan nantinya.

Khusus TPS 149, menurut Nasrun, pihaknya sengaja menempatkan dua personel polisi didampingi anggota TNI. Pasalnya, TPS ini lokasinya sangat jauh. ”Kalau masyarakat tidak terpancing isu menyesatkan, saya jamin Pilkada Mentawai berjalan aman. Tapi imbau masyarakat tidak mudah terpancing isu-isu yang bisa mengundang konflik,” serunya. (kd)

sumber: http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=14230#


SILAKAN PILIH DAN DAFTAR.....





DbClix

BosClix




Baca selengkapnya ..

02 May 2011

Terobosan Baru dalam Bisnis Pulsa yang Menguntungkan!




Formula terbaik yang memberikan 
keuntungan maksimal kepada Anda !

BERGABUNG KLIK DISINI

Sistem pulsa viral marketing dg KEANGGOTAAN GRATIS !
Deposit pulsa bebas tanpa batas minimal
Harga voucher elektrik pulsa MURAH !
Sistem jaringan dan pemasaran pulsa MUDAH & FAIR
Income pasif & berbagai bonus yang melimpah !

Bedakan dengan sistem bisnis pulsa yang lain !
TANPA BIAYA REGISTRASI apa pun ( Gratis / FREE !)
Jadikan HP Anda sebagai "aset" yang membanjiri rekening Anda
Dapatkan! Bonus Rp 275 Juta
Plus! Pasif income Rp 2 Milyar / bulan !!!




Hanya dengan mendaftarkan satu nomer GSM saja (GRATIS), anda sudah dapat melakukan isi pulsa ke semua nomer GSM dan CDMA. Bisa digunakan untuk isi pulsa handphone anda sendiri, keluarga, teman, dan orang-orang di sekitar Anda. Bahkan bagi Anda pengelola counter pulsa pun dapat menggunakan sistem pulsa bisnis ini dengan menguntungkan !


Dapatkan juga fasilitas web replika dan tool-tool Gratis di member area ... dan kembangkan jaringan bisnis pulsa Anda di seluruh Indonesia tanpa batas wilayah !
27 Alasan Mengapa Anda Harus Bergabung

Harga voucher pulsa SANGAT MURAH !
Biaya registrasi GRATIS tanpa dipungut biaya apa pun
Biaya SMS reply Rp 0,- ( GRATIS )
Jumlah nominal deposit pulsa BEBAS tanpa ada minimal jumlah deposit
Fasilitas jaringan pemasaran dg sistem matahari sampai 10 level
Mendapatkan Web Replika http://www.pulsagram.com/?id=user_anda sehingga Anda dapat dengan mudah mengembangkan jaringan
Bonus Komisi transaksi Rp 50/transaksi sampai 10 level
Transaksi pulsa ONLINE 24 jam sehari NONSTOP
Bisa transaksi pengisian pulsa via SMS maupun chat YM dengan cepat & gratis
Tersedia Web Reporting untuk memantau transaksi dan perkembangan downline
1 Simcard untuk isi pulsa semua HP GSM / CDMA
Fasilitas paralel No HP master sampai 5 nomor HP
Dukungan penuh customer service 7 hari seminggu tanpa libur jam 08.00-21.00
Dukungan penuh kontak layanan melalui telepon, SMS & YM
Didukung perangkat server terbaru sehingga lebih menjamin transaksi pulsa stabil.
Dapat transfer deposit, pencairan komisi dlm bentuk tunai.
Tidak ada target penjualan
Pendaftaran member baru dapat dilakukan oleh setiap member
Peluang usaha yang sangat mudah (produk yg dijual dibutuhkan semua orang) dan resiko rendah
Dapatkan berbagai macam tool & software gratis di member area
Memiliki sistem jaringan pemasaran online yang sangat FAIR
Sistem bisnis pulsa dengan formula terbaru yang lebih menguntungkan dan lebih memudahkan Anda
Bebas Rugi karena tanpa biaya dan pungutan apa pun sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun untuk bergabung dengan kami
Potensi income pasif Anda Milyaran rupiah
Meskipun GRATIS Bonus tetap melimpah total Rp 275.250.000,-
Real Bisnis, Tidak ada target penjualan karena murni bisnis, hasil yang anda peroleh tergantung dari segi semangat anda berusaha menuju kehidupan yang lebih baik,untuk anda maupun orang-orang yang anda cintai.
Jadilah yang pertama. Jangan menunggu menjadi orang terakhir. Karena Anda pasti akan menyesal di kemudian hari.







Sumber: http://www.pulsagram.com/?id=CN096979




Baca selengkapnya ..

Osama Bin Laden Killed in U.S. Operation Near Islamabad




IndoStarBux

Al-Qaeda leader Osama bin Laden was killed in Pakistan yesterday in a firefight with a team of U.S. operatives who raided the compound where he had been hiding, President Barack Obama said.

“On nights like this one we can say to those families who have lost loved ones to al-Qaeda’s terror: Justice has been done,” Obama said in a late-night televised address from the White House.

Obama delivered the news to the nation almost 10 years after the Sept. 11 attacks, orchestrated by bin Laden, that killed almost 3,000 people at the World Trade Center in New York, the Pentagon in suburban Washington and a field in Pennsylvania where hijacked United Flight 93 crashed.

Bin Laden had eluded U.S. forces that had invaded Afghanistan following the 2001 attacks on the U.S., escaping across the mountainous border with Pakistan. After years of “painstaking” work, U.S. intelligence last August picked up his trail in Pakistan, Obama said, and after months of investigation he was tracked to a compound in a city north of Islamabad.

“Finally, last week, I determined that we had enough intelligence to take action, and authorized an operation to get Osama bin Laden and bring him to justice,” Obama said.

Obama and his predecessor, former President George W. Bush, made capturing al-Qaeda leader bin Laden a key national security priority.
Targeting Bin Laden

Obama said that shortly after taking office in 2009, he directed Central Intelligence Agency Director Leon Panetta to make the killing or capture of bin Laden the “top priority” in the war against al-Qaeda. In August, Obama was briefed on a possible lead to bin Laden’s location, he said.

The intelligence ultimately revealed that bin Laden was living in a large home in a secure compound in Abbottabad, an affluent suburb of Islamabad, according to administration officials who briefed reporters after Obama spoke.

The officials, who spoke on condition of anonymity to discuss the planning of the raid, said the compound was valued at about $1 million and was built roughly 5 years ago for the purpose of harboring bin Laden.

Housed in an area with many retired military personnel and insulated from natural disasters and local terrorist attacks, the three-story compound sat on a large plot of land with residential homes nearby.
Security Measures

It was roughly eight times larger than other homes in the area with extraordinary security measures including walls towering 12-feet to 18-feet high and topped with barbed wire, the officials said.

Access was restricted by two security gates and the compound residents burned their trash instead of leaving it out for collection like the other homes in the neighborhood. There also were no phone or internet connections, according to the officials.

When they first became aware of it, intelligence officials concluded that there was a high-value al-Qaeda target being harbored and a strong probability that it was bin Laden.

Their conclusions came after years of intelligence gathering, largely from detainees and specifically pursuing leads on personal couriers in bin Laden’s inner circle, officials said.

Officials said they didn’t know for certain how long bin Laden had been living there.
Authorizing Action

The president gave the go ahead for the operation early in the morning of April 29, according to one of the officials.

Officials described a helicopter raid on the compound using what they said was a small team and designed to minimize risk to non-combatants in the compound. At least two helicopters were used; one had mechanical problems.

The operation at the compound lasted less than 40 minutes. Three other adult males were killed in addition to bin Laden, officials said. One woman was killed when she was used as a human shield by a male combatant, the officials said.

Express 24/7, a Lahore, Pakistan-based television station, last night showed video of what it said was compound in Abbottabad in flames. Several Pakistani televisions stations broadcast what they said was a still photograph of bin Laden’s body,with his face smeared with blood and his left eye mutilated.

Abbottabad, a city of about 100,000 people located in hills about 30 miles north of the capital, Islamabad, is the center of a region dominated by army facilities and weapons factories. The city, named for the British colonial officer who founded it, has avoided the terrorist attacks that have struck Lahore, Karachi and other major Pakistani cities.
Intelligence Not Shared

U.S. officials said they didn’t share their intelligence with any other country, including Pakistan, and only a small group of people in the government knew the plans.

“Tonight we are once again reminded that America can do whatever we set our mind to,” Obama, 49, said. “That is the story of our history.”

Obama warned that the fight against terrorism isn’t ended with the death of bin Laden.

“There’s no doubt that al-Qaeda will continue to pursue attacks against us,” he said.

The State Department issued an alert to U.S. citizens traveling abroad to warn of potential anti-American violence as a result of the raid.

Even before Obama spoke, a cheering, chanting crowd gathered outside the north gates of the White House as news of bin Laden’s death spread. The throng of people continued to grow after midnight along Pennsylvania Avenue.
Proud

“It’s been 10 years, it’s really a rallying point that we’ve been successful with what we’ve been doing abroad,” said Glen Dalakian, 21, a student at American University, who was among those gathered in front of the White House this morning. “It makes you proud to be an American waving the flag once again.”

Obama called Bush to inform him about the raid.

“I congratulated him and the men and women of our military and intelligence communities who devoted their lives to this mission,” the former president said in a statement. “This momentous achievement marks a victory for America, for people who seek peace around the world, and for all those who lost loved ones on Sept. 11, 2001.”

The administration briefed congressional officials ahead of the president’s address.
‘Great Relief’

House Speaker John Boehner, an Ohio Republican, said he wanted to “commend President Obama and his team, as well as President Bush, for all of their efforts to bring Osama bin Laden to justice.”

"The news that Osama Bin Laden is dead will bring great relief to people across the world,’’ U.K Prime Minister David Cameron said in a statement congratulating Obama and the U.S. personnel who conducted the raid.

“Osama Bin Laden was responsible for the worst terrorist atrocities the world has seen -- for 9/11 and for so many attacks, which have cost thousands of lives, many of them British,” Cameron said in an e-mail statement. “It is a great success that he has been found and will no longer be able to pursue his campaign of global terror.”

To contact the reporter on this story: Julianna Goldman in Washington at jgoldman6@bloomberg.net

source: http://www.bloomberg.com
Baca selengkapnya ..

Foto Wajah Jenazah 'Osama' Muncul di Internet




IndoStarBux

Presiden AS Barack Obama telah memastikan kematian pemimpin jaringan Al Qaeda, Osama bin Laden. Sesaat setelah berita kematiannya menyebar, foto wajah jenazah 'Osama' pun langsung menyeruak di internet.

Berdasarkan pantauan detikINET, Senin (2/5/2011), di beberapa halaman Facebook bernama 'Osama bin Laden Dead' foto wajah jenazah yang diduga Osama tersebut tampak begitu diminati para pengguna.

Belum jelas apakah foto ini asli atau tidak. Namun sekilas ketika diamati foto tersebut terlihat bercak darah yang natural serta bekas tembakan tepat di kepala. Hanya saja, di bagian mata dan sobekan baju tubuhnya terlihat tidak natural.

Sebelumnya diberitakan pemimpin jaringan Al Qaeda itu tewas dalam serangan pasukan AS di Pakistan. Osama tewas setelah ditembak di bagian kepala.


Hal itu disampaikan pejabat-pejabat AS kepada stasiun televisi NBC. Dikatakan pejabat-pejabat yang enggan disebutkan namanya itu, pasukan Operasi Khusus AS melancarkan serangan terhadap sebuah bangunan di luar Islamabad, Pakistan.

Dalam pertempuran yang terjadi Minggu, 1 Mei itu, personel AS melepaskan tembakan yang mengenai kepala Osama. Dia pun tewas dalam kontak senjata itu.

Serangan pasukan AS yang menewaskan Osama bin Laden di Pakistan juga menewaskan empat orang lainnya. Keempat orang itu terdiri dari tiga pria dan seorang wanita. Salah satu korban tewas diyakini sebagai putra Osama.

"Selain Osama bin Laden, tiga pria dewasa juga tewas dalam serangan itu," ujar seorang pejabat AS kepada para wartawan di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (2/5/2011).

Menurut pejabat yang enggan disebutkan namanya itu, dua pria tersebut bekerja sebagai kurir kepercayaan bagi Osama sedangkan pria ketiga diyakini sebagai putra Osama. Namun tidak disebutkan nama putra Osama tersebut.

"Seorang wanita tewas saat dia digunakan sebagai tameng oleh seorang pejuang pria. Dua wanita lainnya terluka," imbuh pejabat tersebut.

Osama tewas dalam serangan pasukan khusus AS yang dilancarkan terhadap sebuah rumah besar di luar Islamabad, Pakistan pada Minggu, 1 Mei. Tewasnya pemimpin teroris asal Arab Saudi itu telah diumumkan langsung oleh Presiden AS Barack Obama dalam pidatonya di Gedung Putih.

Wajah Osama Berlumuran Darah
Beberapa televisi Pakistan mengeluarkan tayangan wajah Osama bin Laden yang berlumuran darah setelah Pemerintah AS mengumumkan gembong jaringan Al Qaeda ini tewas terbunuh.

"Tayangan gambar jenazah Osama bin Laden telah dipublikasikan. Belum ada verifikasi dari tayangan itu," kata komentator jaringan televisi terkemuka di Pakistan, Geo.

Beberapa jaringan televisi menayangkan gambar sosok wajah berjanggut tebal berwarna hitam tanpa terlihat warna keputih-keputihan seperti tayangan video yang pernah beredar dan memperlihatkan warna janggut Osama bin Laden semasa ia hidup.

Noda darah terlihat pada bagian kening dan pelipis bagian kirinya. Mata bagian kanannya tertutup, sementara bagian putih dari mata sebelah kirinya masih terlihat dalam tayangan televisi. Mulutnya sedikit terbuka sehingga memperlihatkan bagian giginya.(*)

Sumber:
http://www.detikinet.com
http://www.detiknews.com
http://internasional.kompas.com
Baca selengkapnya ..

TNI Tembak 4 Perompak Somalia

DPR mengapresiasi operasi militer TNI yang menewaskan empat orang perompak Somalia. DPR segera menambah dana dan peralatan militer untuk TNI.

"Ini baru tentara kita, itu harus diapresiasi, kami baru angkat topi. Nggak salah kemarin kita meneken sekian triliun dana untuk TNI kalau perlu kita naikkan dana mereka, kita tambahin alat perang mereka kalau perlu," ujar Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, bangga.

Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/5/2011).

Priyo menuturkan sebetulnya pasukan TNI memiliki kualitas yang kompetitif. Namun selama ini TNI kurang menunjukkan kelasnya.

"Sebenarnya Kopassus, Kopaska, dan Marinir ini terlatih juga. Kali-kali Indonesia perlu menunjukkan ke mata dunia," papar Priyo.

Ke depan ia berharap operasi militer lebih diutamakan. Sehingga kapal Indonesia tidak menjadi langganan perompak Somalia.

"Saya tidak sreg dengan pemberian tebusan. Tapi yang penting selamat sudah selamat sanderanya. Ke depan operasi intelijen saja diam-diam. Kapal dagang kita harus dikawal oleh tentara. Sekaligus latihan untuk TNI kita," imbaunya.(van/anw)

sumber: www.detiknews.com
Baca selengkapnya ..

Pastikan Tewasnya Osama, 'Obama' Jejali YouTube


investasiemas.biz


IndoStarBux

Kabar kematian Osama bin Laden bukan kali ini saja bikin geger. Alhasil, ketika kabar ini kembali menggaung hari ini, Senin (2/5/2011), masih banyak orang yang tidak yakin.

"Ah, paling hoax lagi," ujar seorang pengguna internet kepada detikINET.

Ungkapan rasa tidak percaya ini tentu tidak saja dialami satu dua orang, namun masih banyak lagi. Dan untuk menjernihkan kabar ini, pernyataan resmi Presiden Amerika Serikat Barack Obama datang memberi kepastian.

Pidato singkat Obama terkait tewasnya Osama bin Laden tak hanya mewarnai televisi-televisi di seluruh dunia, tapi juga menjejali situs berbagi video YouTube.

Pernyataan Obama ini jelas begitu penting untuk memastikan kabar yang marak beredar di berbagai corong media tersebut. Alhasil, pemirsa YouTube tak butuh waktu lama untuk mengupload pernyataan Obama ke YouTube.

Sekelebat setelah Obama menyampaikan pidatonya, seketika itu pula deretan video yang menampilkan Obama untuk memastikan kematian Osama bermunculan di YouTube.

Di antara video yang muncul antara lain berjudul 'PRESIDENT OBAMA SPEECH - OSAMA BIN LADIN IS DEAD', 'Obamas Speech on Osama Bin Laden's Death', 'Barack Obama's Speech On Osama Bin Laden's Death May 1st 2011', 'OSAMA BIN LADEN DEAD - SPEECH BY PRESIDENT OBAMA' dan masih banyak lagi.

Sebelumnya, dalam pidatonya di Gedung Putih, Obama menyampaikan bahwa pasukan AS telah menewaskan Osama yang telah bertahun-tahun diburu Angkatan Bersenjata AS.

Dikatakan Presiden AS ke-44 itu, pada Agustus lalu, pejabat intelijen AS mendapatkan informasi mengenai keberadaan Osama yang kemudian mendorong adanya operasi yang puncaknya terjadi pada Minggu kemarin dengan kematian Osama.

"Dan akhirnya, pekan lalu, saya putuskan bahwa saya telah mendapatkan intelijen yang cukup untuk bertindak dan memerintahkan operasi untuk menangkap Osama bin Laden dan mengadilinya," kata Obama dalam pidatonya di Gedung Putih.

sumber: http://www.detikinet.com


DbClix


Baca selengkapnya ..

Osama bin Laden Tewas Setelah Ditembak di Kepala

Zonaclix - A Place to Earn online!

Rakyat AS Rayakan Kematian Osama

Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah mengumumkan kematian Osama bin Laden. Pemimpin jaringan Al Qaeda itu tewas dalam serangan pasukan AS di Pakistan. Osama tewas setelah ditembak di bagian kepala.

Hal itu disampaikan pejabat-pejabat AS kepada stasiun televisi NBC, seperti dilansir MSNBC, Senin (2/5/2011).

Dikatakan pejabat-pejabat yang enggan disebutkan namanya itu, pasukan Operasi Khusus AS melancarkan serangan terhadap sebuah bangunan di luar Islamabad, Pakistan. Dalam pertempuran yang terjadi Minggu, 1 Mei itu, personel AS melepaskan tembakan yang mengenai kepala Osama. Dia pun tewas dalam kontak senjata itu.


Sebelumnya, dalam pidatonya di Gedung Putih, Obama menyampaikan bahwa pasukan AS telah menewaskan Osama yang telah bertahun-tahun diburu Angkatan Bersenjata AS.
Dikatakan Obama, pada Agustus lalu, pejabat intelijen AS mendapatkan informasi mengenai keberadaan Osama yang kemudian mendorong adanya operasi yang puncaknya terjadi pada Minggu kemarin dengan kematian Osama.

"Dan akhirnya, pekan lalu, saya putuskan bahwa saya telah mendapatkan intelijen yang cukup untuk bertindak dan memerintahkan operasi untuk menangkap Osama bin Laden dan mengadilinya," kata Obama dalam pidatonya di Gedung Putih.(ita/nrl)

Sumber: http://www.detiknews.com
Baca selengkapnya ..

Osama Bin Laden dead (Live)



0750: A senior Afghan counterterrorism official has told the BBC Afghan Stream in Kabul: "This [Bin Laden's death] would have been more significant in 2004, 2005 or 2006 - now it is too late. There is a Bin Laden on every street today.''
0744: A spokesman for Human Rights Watch said: "Osama Bin Laden will never again be responsible for mass atrocities such as the September 11 attacks. His death should also bring an end to a horrific chapter of human rights abuses in the name of counterterrorism."
0742: Prominent Pakistani opposition politician Imran Khan has said on Pakistan's Dunya TV that Bin Laden's death ought to mark the end of US military operations in Pakistan, BBC Monitoring reports. "I feel that now that they have killed [him], there remains no justification for this war," he said.
0729: A BBC reporter in Pakistan says the compound where Bin Laden was killed is 800 yards from the premises of the PMA - Pakistan Military Academy - Pakistan's equivalent of British Army officer training centre at Sandhurst.
0726: Haron in Lahore, writes: "I think we all need to ask ourselves if this is the beginning of the end or the end. Osama was not an individual, he was a mindset. I am surprised that the whole world just refuses to recognize that he was just one of the many manifestations of inequality, injustice and insanity that still prevails. We in Pakistan have a far greater insight into the war against terrorism to make jubilations and take the simplistic view that with OBL eliminated, our lives, streets and country is safe." Have Your Say
0724: From BBC Afghan programs in Kabul: Mullah Zaeef, former Taliban ambassador to Islamabad told the BBC, " Osama's killing will not help the ongoing situation for Afghans, I don't think it will do much in the Afghan case, Afghan( peace) need more efforts."
0717: Celebrity news website TMZ points out that ironically, Osama Bin Laden's death came on the eighth anniversary of George W Bush's notorious "mission accomplished" speech in Iraq.

0714: Syed Riaz Hussain in Abbottabad, writes: "Last night, at around 0100, there was heavy gunfire about 300 metres from our house, which was followed by a huge blast. There was little in terms of military activity during the day to suggest something even remotely close to what happened. The exact spot where this incident took place, is a stone's throw from the Pakistan Military Academy, Pakistan's equivalent of West Point." Have Your Say
0712: Reuters have reported some reaction from Jihadist internet forums. "Oh God, please make this news not true... God curse you\rObama," said one message on an Arabic language forum. "Osama may be killed but his message of Jihad will never die," said another posting.
0710: Usman Mansur in Islamabad, writes: "How was he living in that compound in the city close to the military base? Pakistani intelligence must have known about it yet they denied it all along." Have Your Say
0708: Mahmoud Salem in Egypt tweets: "Dear US, u still have that "Mission accomplished" banner? I think it's time to get it out of storage now!"
0706: Official sources in Pakistan tell the BBC Urdu Service that apart from Osama Bin Laden five of his guards were killed in the operation. They have detained four suspects too.
0705: According to locals speaking on Pakistani television from the area where Bin Laden is said to have been killed, Pakistani troops arrived after the operation and they have now completely taken control of the area. There is a search operation going on and no one is allowed in the immediate vicinity.
0702: While Bin Laden's death is "good for the United States reputation, power and influence", his killing "does not end Al Qaeda", cautions Nicholas Kristoff in the New York Times. He says Bin Laden's death "might have mattered more in 2002 or 2003", when "many ordinary people had a very high regard for Bin Laden and doubted that he was centrally involved in the 9/11 attacks".
0659: And this from an senior Afghan national security official, via the BBC Kabul bureau: ''We always said he was in Pakistan. The fact that this happened 60 miles outside of Islamabad, where military bases are, is what we have always said.''
0656: From the BBC Kabul bureau: A senior Afghan counter-terrorism official told us: ''This would have been more significant in 2004, 5 or 6, now it is too late. There is a Bin Laden on every street today.''
0655: Kenya's Prime Minister Raila Odinga has told the BBC World Service that he welcomes news of the death of Osama Bin Laden - who was linked to a bomb attack on the US embassy in Nairobi in 1998. "It's a major achievement in the war against terrorism", Mr Odinga said.
0648: French government reaction: "A victory for all democracies against terrorism".
0646: India's Home Minister P Chidambaram says Bin Laden's killing near Islamabad highlights concerns that Pakistan provides "sanctuary" to terrorists - AFP.
0644: Pakistan's Dunya News is reporting that Pakistani troops are searching the site of Bin Laden's death. Troops are also involved in recovering the remains of a Pakistan helicopter that reportedly crashed during the operation, the TV station says.
0640: From Gen Petraeus' office in Kabul: "We have received guidance that the White House has the lead so we have no comment". ISAF (international force in Afghanistan) is directing all inquiries to the White House.
0638: CBS News tweets: "Aljazeera correspondent in Kabul says #Osama Bin Laden's body taken to Bagram base. Journalists could be called in to inspect it ."
0634: This from US network CBS: President Obama made decision to undertake raid operation at 8:20am on Friday (29 April) before leaving for Alabama.
0632: Indrajit in Kolkata, India, writes: "People like bin Laden are not born, they are made. By poverty, inequality, discrimination. As long as these are prevalent in the world, I fear killing one Bin Laden won't really solve anything." Have Your Say
0631: Muhammad Adnan Rabbani, in Lahore, writes: "Salute to the Pakistan Army who made it possible, otherwise the US and allies may have killed many more in this ghost hunt." Have Your Say
0626: The BBC's Syed Shoaib Hasan in Karachi says that US Marines were operating out of a base relatively close to Abbottabad, the city outside which Osama Bin Laden was killed. The base in Tarbela Ghazi is certainly close enough to run the operation from, our correspondent says.
0622: The executive director of the 9/11 Commission, Philip Zelikkow, told the BBC how he had witnessed a spontaneous gathering of people at Ground Zero in New York: "We take a great deal of satisfaction in the news that Bin Laden has been brought to justice. Hundreds of people are gathering spontaneously in the night, just coming from all over the neighbourhood to share the moment of relief that the original architect of that giant mass murder has actually been tracked down in the heart of Pakistan."
0619: More from the BBC's Haroon Rashid in Islamabad: "For those who keep a close on eye on these matters it wasn't a total shock that he was ultimately hunted down in an urban area. In the past we have had reports of him being treated in hospitals in Rawalpindi for kidney problems. There was even one report that he was treated in the southern city of Karachi. All of these were officially denied. Some of the big al-Qaeda and Taliban names in the past have been captured in big Pakistani cities. Khalid Sheikh Mohammed was captured in Rawalpindi, Pakistan and Afghan Taliban military commander Mullah Baradar was reportedly captured in Karachi."
0617: And according to Pakistan's Express TV, American forces arrived first at the big residence on the outskirts of Abbottabad where the operation took place, and Pakistani forces came later.
0614: Pakistani TV says the government there is mulling a response to Bin Laden's death.
0612: US officials say the compound in which Bin Laden was killed appeared to have been custom-built to harbour a major fugitive.
0610: A BBC reporter in Pakistan says the Afghan Taliban have confirmed the death of Osama Bin Laden.
0608: This from the Associated Press: "Based on statements given by US detainees, intelligence officials have known for years that Bin Laden trusted one al-Qaida courier in particular and they believed he might be living with him in hiding. In November, intelligence officials found out where he was living, a huge fortified compound in an affluent suburb of Islamabad. It was surrounded by walls as high as 18 feet high, topped with barbed wire. There were two security gates and no phone or internet running into the house."
0604: Richard in Ontario, Canada writes: "A great day for all. Justice finally delivered for those who have lost loves ones over the years at the orders of Osama Bin Laden. Our thoughts and prayers still with those." Have Your Say
0603: A member of the Taliban Haqqani group - a network of insurgents broadly loyal to the Afghan Taliban - has told a BBC correspondent that he met Osama bin Laden three months ago in Abbottabad.
0601: Here's the statement from the British government: "The news that Osama Bin Laden is dead will bring great relief to people across the world. Osama Bin Laden was responsible for the worst terrorist atrocities the world has seen - for 9/11 and for so many attacks, which have cost thousands of lives, many of them British. It is a great success that he has been found and will no longer be able to pursue his campaign of global terror. This is a time to remember all those murdered by Osama Bin Laden, and all those who lost loved ones. It is also a time too to thank all those who work round the clock to keep us safe from terrorism. Their work will continue. I congratulate President Obama and those responsible for carrying out this operation."
0558: More on the three other people killed along with Bin Laden; officials are saying that one of them was a son of the al-Qaeda leader.
0556: Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu says Bin Laden's death is a "resounding triumph for democratic nations fighting terrorism" - Reuters.
0554: Arif Siddiqui in Dhaka, Bangladesh writes: "A victory of peace over terror." Have Your Say
0553: Carolyn Shawgo in Washington, US writes: "First tears and then a wave of relief. Such a sad event to celebrate. I feel as if President Obama handled this with dignity and calm clarity with no sort of boasting." Have Your Say
0543: Here's a link to a full transcript of President Obama's statement.
0548: Neokin in Bangalore, India writes: "It is a significant achievement for the people of the US and people all over the world who want peace and justice. Great operation led by US intelligence and troops who have dedicated their lives particularly to this operation." Have Your Say
0546: CBS News White House correspondent Mark Knoller tweets: "Official says US believes compound in Abottabad built about 5 years ago specifically for the purpose of harboring bin-Laden."
0544: The BBC's Haroon Rashid in Islamabad said that last night there were rumours that an operation was going on in an area close to Abbottabad. There were unconfirmed reports of a military helicopter crashing in the area as well. Witnesses said the whole area was cordoned off and nobody was allowed close although they did hear gunshots and firearms. But nobody had any inkling that this was an operation to get Osama bin Laden.
0542: Tim Sumner, from the group called 9/11 Families for a Safe&Strong America, lost a friend, and his brother-in-law in the 9/11 attacks. He gave his reaction to the BBC: "I'm very happy to see that our nation has scored this victory. I say it's a victory for America and for all those engaged in this war -- and it is a war. On a personal level, I woke my wife up just not long ago to tell her and this has been long coming... I would say we are exhilarated, that would be a good word to use. It is a just ending to a mass murderer."
0539: Four people including Bin Laden were killed in the operation - AFP.
0538: US official says Bin Laden's body is being handled according to Islamic practice and tradition, Reuters reports.
0537: UK Prime Minister David Cameron says Bin Laden's death "will bring great relief" around the world - Reuters.
0536: US state department warns Americans of "enhanced potential for anti-American violence" following Bin Laden's death.
0534: AP citing Pakistani official: Four helicopters launched the attack in the Bilal area of Abbottabad, about 100km north of Islamabad; women and children were taken into custody during the raid, according to the report.
0531: Justin King in New York, US writes: "Good news, bad reaction. While I am very pleased to hear that Bin Laden is no longer living and I understand that many may feel that this symbolises a sort of closure to 9/11 and the war in Afghanistan, I can't help but feel a little disgusted by the cheering mob jumping around outside the White House. As the world celebrates this occasion let's not forget that even killing a killer is an ugly business and we could be recognising Bin Laden's demise in a more dignified way." Have Your Say
0530: CNN anchor Rosemary Church tweets: "Ed Henry reporting thousands out the front of the WH, celebrating the news that the world is taking in: #OsamabinLaden is dead!#CNN"
0524: Former US President George W Bush has called the death of Bin Laden a "momentous achievement". He said in a statement: "The fight against terror goes on, but tonight America has sent an unmistakable message: No matter how long it takes, justice will be done."
0522: The American president stressed that the US is not at war with Islam - Bin Laden's demise should be welcomed by all who value peace and dignity, he said.
0519: Obama's verdict towards the end of his statement: "Justice has been done." He said Bin Laden's death marks most significant achievement in struggle against al-Qaeda - and paid tribute to intelligence officials - but he also said there's still more to be done.
0516: President Obama said there was a firefight, after which US forces took possession of Bin Laden's body.
0514: President Obama said Bin Laden was killed after the US launched a targeted operation at a compound in Pakistan.
0500: We're starting up live coverage shortly after US President Barack Obama announced that al-Qaeda leader Osama Bin Laden has been killed in a US-led operation. Stay with us for the latest updates - reports from our correspondents on the ground, expert analysis, and your reaction from around the world. You can contact us via e-mail, text or twitter. We'll publish what we can.

IndoStarBux
aeBux - The Success Continues!

source: http://www.bbc.co.uk/news/world-middle-east-12307698
Baca selengkapnya ..

24 April 2011

Kameraman Global TV Diduga Terlibat Kasus Bom

Global TV mengaku terpukul menerima kabar kameraman mereka menjadi tersangka kasus bom buku dan bom Serpong. “Kami tidak menyangka, jika kabar itu benar, ada karyawan kami yang terlibat kasus ini,” kata News Director Global TV Arya Mahendra S kepada wartawan, Sabtu, 23 April 2011.
Berita terkait

Pasca kejadian ini, Arya mengaku, Global TV akan lebih memperhatikan kondisi internal perusahaan. “Ternyata semua institusi, termasuk institusi media, rentan terhadap kasus seperti ini,” ujarnya.

Kabar ditangkapnya Imam Firdaus pertama kali diterima perusahaan media elektronik itu, Jumat, 22 April 2011 sore. Wartawan Global TV yang bertugas di Markas Besar Kepolisian RI langsung menghubungi kantornya saat ia menerima kabar tersebut. Staf redaksi pun menyampaikan informasi ini ke Wakil Pemimpin Redaksi Global TV Yadi Hendriana.

Sekitar pukul 18.30 hari itu, Yadi menelepon Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar. Boy membenarkan telah menangkap tersangka berinisial Imam Firdaus. Ia pun balik bertanya pada Yadi, benarkah nama tersebut terdaftar sebagai karyawan Global TV. “Kami membenarkan,” ujar Arya.

Saat ditangkap polisi, Arya menyebutkan mengutip Boy, Imam Firdaus mengaku sebagai wartawan Global TV. Tersangka itu kini berada di Mabes Polri bersama 19 tersangka lainnya untuk diperiksa secara maraton selama 7x24 jam sejak ditangkap. Selama pemeriksaan, seluruh tersangka tidak boleh menerima tamu, termasuk perwakilan Global TV yang berniat memastikan identitas Imam Firdaus.

Malam itu, Global TV berusaha mencari informasi lagi melalui Boy, namun ponsel Boy tidak bisa dihubungi. Sekitar pukul 11.30 tadi, akhirnya Boy secara resmi memastikan kepada stasiun televisi itu bahwa Imam Firdaus merupakan kameraman mereka.

Karyawan yang berinisial Imam Firdaus itu, dijelaskan Arya, bertugas sebagai kamerawan studio. “Sehari-hari dia ada di studio, tidak turun ke lapangan,” ujarnya. Tidak ada program khusus yang dipegang Imam Firdaus karena sistem produksi Global TV membagi tugas kamerawan studio berdasarkan waktu, bukan program.

Posisi sebagai kameraman studio telah diisi Imam Firdaus selama setahun. Sebelumnya, ia bertugas sebagai kamerawan acara infotainmen Global TV, Obsesi, selama empat tahun. (PUTI NOVIYANDA)

sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2011/04/23/brk,20110423-329548,id.html
IndoStarBux

aeBux - The Success Continues!


Baca selengkapnya ..

Dua Wartawan Tewas di Libya

Dua jurnalis foto yang merupakan pembuat film nominasi Oscar terbunuh di Libia. Keduanya adalah Tim Hetherington dan fotografer Getty Chris Hondros. Mereka tewas terkena ledakan granat akibat konflik politik yang terjadi di negara Muammar Khaddafi.

"Suasana saat itu tenang, kami berusaha menjauh. Namun kemudian mortir mendarat dan kami mendengar ledakan," kata fotografer Spanyol, Guillermo Cervera.

Dokter mengatakan bahwa Hetherington meninggal karena mengalami cedera otak. Tak lama berselang, Getty Images merilis pernyataan yang mengatakan Hondros telah meninggal karena luka-luka yang terdapat di sekujur tubuhnya.

Kilas balik saja, Hetherington, memenangkan World Press Photo of the Year pada 2007. Sedangkan, Hondros terbiasa bertugas di daerah konflik di antaranya adalah Kosovo, Angola, Sierra Leone, Lebanon, Afghanistan, Kashmir, Tepi Barat, Irak dan Liberia. Ia menerima beberapa penghargaan termasuk medali emas Robert Capa tahun 2005. Karyanya di Liberia mendapat nominasi Pulitzer Prize.

Menanggapi hal ini, komite perlindungan wartawan yang berbasis di New York mendesak agar pemerintah Libia bisa melindungi wartawan yang bertugas saat konflik.

Desakan yang serupa juga datang dari Washington. Sekretaris pers Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah Libia dan semua pemerintah di seluruh dunia harus menentukan langkah agar bisa melindungi wartawan.

Sumber: http://internasional.kontan.co.id/v2/read/1303379836/65530/Dua-wartawan-tewas-Gedung-Putih-desak-Libia-berikan-perlindungan


Zonaclix - A Place to Earn online!
Baca selengkapnya ..

27 September 2010

Alis Marajo Menang Pemilukada Limapuluh Kota

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota Alis Marajo-Asyirwan Yunus, sudah resmi ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih oleh KPU, melalui rapat pleno yang berlangsung, Minggu (26/9/2010)lalu.

Namun, kemenangan pasangan Alis Marajo-Asyirwan Yunus, dari pasangan Irfendi Arbi-Zadry Hamzah. Menurut anggota KPU Limapuluh Kota Irwandy, bukanlah 755 suara sebagaimana diberitakan sebelumnya. Melainkan 751 suara.

Irwandy menjelaskan, pasangan Alis Marajo-Asyirwan Yunus yang diusung Partai Golkar dan didukung PBR, memperoleh total suara sebanyak 70.815 suara. Sedangkan pasangan Irfendi Arbi-Zadry Hamzah yang diusung Partai Demokrat dan diukung oleh PKS, PPP, serta PAN, memperoleh suara sebanyak 70.064.

Masih menurut Irwandy, pasangan Alis-Asyirwan unggul pada 7 kecamatan. Meliputi Payakumbuh, Harau, Mungka, Bukitbarisan, Gunuang Omeh, Pangkalan, dan Kapur IX. Sedangkan pasangan Irfendi-Zadry menang di Kecamatan Akabiluru, Situjuah, Luhak, Lareh Sago Halaban, Guguak, dan Suliki.

Adapun jumlah suara sah dalam Pemilikada putaran kedua, berdasarkan rekap akhir, tetap sesuai dengan pemberitaan sebelumnya. Yakni, tetap sebanyak 140.879 suara. Sementara jumlah suara tidak sah adalah 2.148.

Sedangkan partisipasi pemilih pada pemilukada putaran kedua, tercatat hanya sebanyak 57,59 persen. []

sumber: www.padang-today.com
Baca selengkapnya ..

Dana Minim, Pemilukada Putaran Kedua bisa Sukses

Pj Bupati Padangpariaman Febri Erizon menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padangpariaman, karena telah berhasil menyelesaikan tugas yang sangat berat yang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang dilakukan dengan dua putaran.

"Semua itu, dapat terlaksana dengan baik, aman dan sukses adalah berkat kerjasama yang baik antara KPU, Panwas dengan semua stakeholder dan pihak terkait lainnya," ungkap Pj Bupati Padangpariaman Febri Erizon dalam acara KPU Padangpariaman melaksanakan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk pasangan Kepala daerah Padangpariaman periode 2010-2015 di Gedung DPRD Kabupaten Padangpariaman, kemarin.

Katanya, Rekapitulasi hasil penghitungan suara ini merupakan tahapan terakhir dari pelaksanaan Pemilukada, sebelum dilakukannya Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

"Kita patut bersyukur, karena semua tahapan dari Pemilukada di Kabupaten Padangpariaman telah dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, walaupun dengan pendanaan yang minim dan waktu yang sangat terbatas. Semenjak tahap pendaftaran calon pada tanggal 2 April lalu hingga hari ini, Alhamdulillah tidak ada permasalahan serta kendala yang menganggu proses tahapan Pemilukada di daerah kita berjalan dan dan terkendali," ungkapnya.

Dikatakan, puncak dari Pemilukada ini telah usai, yaitu hari pencoblosan. Oleh karena itu, mari semua masyarakat untuk kembali bersatu sebagai warga masyarakat, pengurus Partai dan tokoh politik dalam kontek bagian dari Kabupaten Padangpariaman.

Apapun katanya, hasil dari Rekapitulasi nantinya, adalah sebuah keputusan yang terbaik. Terbaik bagi masyarakat dan terbaik bagi Padangpariaman, karena yang memilih adalah seluruh masyarakat Padangpariaman.

Tidak ada yang kalah dan yang menang dalam hal ini, Kemenangan untuk Padangpariaman dan kekalahan juga bagi Padangpariaman.

"Mungkin kita boleh mencontoh tradisi dunsanak kito di Pariaman dalam Prosesi Hoyak tabuik. Apabila Tabuik sudah dibuang ke laut, tidak ada lagi permusuhan dan rasa dendam antara kedua kubu anak tabuik (Pasa dan Subarang). Mereka kembali berangkulan setelah Tabuik dibuang menjelang senja," ujarnya.

Perbedaan yang kerapkali menyimpan resiko konflik, memang tidak perlu terjadi di daerah ini. Karena kabupaten Padangpariaman mendapat predikat sebagai penyelenggara Pemilukada paling aman dari 13 Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat pada putaran pertama lalu.

"Mudah-mudahan kesuksesan ini dapat kita raih kembali pada Pemilukada Putaran kedua ini. Kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih nantinya, kami menumpangkan berjuta harapan dari masyarakat. Jangan sampai terlena dengan kemenangan, karena amanah yang disandang dan tanggung jawab moril kepada masyarakat merupakan prioritas utama yang harus dilaksanakan," ucapnya.

Disamping melakukan tugas pokok sebagai Kepala daerah, tetaplah melakukan komunikasi dengan masyarakat dan para perantau.

Para elit-elit politik dan tokoh masyarakat juga punya peran strategis dalam hal ini. Mereka sangat diharapkan dapat saling menjalin komunikasi intensif guna menghilangkan perbedaan yang mungkin mucul sebelum atau pada hari pencoblosan.

"Untuk itu, mulai hari ini, marilah kita hilangkan semua rasa dendam, benci, iri, maupun perasaan tidak baik lainnya pada diri kita masing-masing. Bukalah hati dan luruskan niat, bahwa semua hal yang kita lakukan ini murni dan tulus hanya untuk beribadah kepada Allah. Semua kita mempunyai niat yang sama yaitu, mengabdi untuk kepentingan masyarakat, untuk membangun bersama daerah yang kita cintai, Kabupaten Padangpariaman ke arah yang lebih maju dan lebih baik," ujarnya mengakhiri.

Kemudian usai acara pembukaan KPU Kabupaten Padangpariaman langsung melakukan rekapitulasi jumlah suara untuk masing-masing Kecamatan se Kabupaten Padangpariaman. Acara tersebut langsung dikomandoi Ketua KPU Padangpariaman Suhatri Bur dan dibantu oleh semua anggota KPU Padangpariaman.

Hadir pada kesempatan itu semua unsur Muspida se Kabupaten Padangpariaman, Ketua PPK se Kabupaten Padangpariaman, partai politik, tim kampanye masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman periode 2010-2015.[]

Sumber: www.padang-today.com
Baca selengkapnya ..